14 Januari 2011

DENDAM LAMA

Jangan ada suara kalau syairku sedang bicara
karena suaraku ingin memutar balik cakra dunia.
Kenapa orang bijak bica dengan jumawa
tidak ada yang abadi di jagat raya ini
kecuali ketidak abadian itu sendiri
padahal duka hidupku abadi
luka hatiku abadi.
Pagi mengusir malam
siang menghardik embun
dan malam menelan matahari juga abadi
dari waktu ke waktu
sampai ratusan abad sejak alam pertiwi di gelar para dewa.
Dendamku pada pembangunan juga abadi
begitu juga dendamku pada nasib juga abadi.
Ho... akan ku tebar gelembung dendam rakyat
menyebar keseluruh pertiwi
menutup khayangan di puncak mahameru.

Tidak ada komentar: