14 Januari 2011

DIANTARA KERAMAIAN AKU MERINDU

langit engkau tak berisi
alam tak seperti biasanya
penghuni kemanakah engkau
aku sepi sendiri tanpa kalian

hutan belantara aku telusuri
samudra datar aku arumi
namun hanya langit yang ku lihat
tiada gerak yang aku temui

pernah aku dengar seruan dari sekitar
pernah aku rasakan hangat hitam dan putih
lalu semua pernah menghilang
dan kini semua entah kemana

berbicara pada hati kecil
mendengarkan jeritannya yang tiada henti
sepanjang langkah terbuat
ia tetap tunjukkan semua itu

dari tumpukkan salah
dari segumpal sesal
dari itu semua keterpurukan ada
dan itu lah kesunyian abadi

gemulai langkah berjalan
perlahan tiada arti
beban masih saja dipundak
entah apa beban itu

rerindangan pohon aku rindu
kehangatan mentari bersembunyikah engkau
sinar malam dimanakah dirimu
aku mencari karena aku rindu

disini aku dalam keramaian
disini aku berdesakan
disini aku sunyi
karena aku sendiri meski berkerumun

hanya malam sahabat abadiku
angin yang menusuk adalah pendamping
cahaya langit entah apa itu semua
yang aku tau semua itu adalah keindahan
saat ini atau mungkin selamanya



Jakarta, 30 Januari 2010

Tidak ada komentar: